Pendekatan OBE untuk S2 Kesehatan Masyarakat
Setelah sesi ini, peserta mampu:
Memahami fungsi rubrik dalam assessment OBE
Menyusun rubrik analitik yang valid dan reliabel
Mengaitkan rubrik dengan:
CPMK
Metode assessment
Menyusun instrumen assessment yang siap akreditasi LAM-PTKes
Penilaian bersifat subjektif
Tidak ada kriteria eksplisit
Rubrik:
Terlalu umum
Tidak selaras dengan CPMK
Sulit menjelaskan nilai ke mahasiswa & asesor
Dalam OBE, rubrik berfungsi untuk:
Menerjemahkan CPMK → indikator terukur
Menjamin validitas isi
Menjaga konsistensi antar penilai
Menjadi bukti sistem assessment berbasis capaian
Tanpa rubrik, assessment tidak OBE
Dua jenis utama:
Rubrik Holistik
Satu skor keseluruhan
Kurang cocok untuk OBE
Rubrik Analitik
Beberapa kriteria
Skor per kriteria
Pilihan utama untuk S2
Rubrik analitik harus:
Langsung diturunkan dari CPMK
Memiliki kriteria yang spesifik
Level performa jelas
Dapat digunakan lintas dosen
Relevan dengan konteks dunia nyata
Identifikasi CPMK
Tentukan produk assessment
Turunkan indikator kinerja
Tetapkan level performa
Tentukan bobot tiap kriteria
Validasi dengan blueprint
CPMK:
Mahasiswa mampu menyusun rekomendasi kebijakan
kesehatan berbasis evidence untuk masalah kesehatan masyarakat
Level kognitif: C6 (Create)
Metode assessment: Policy brief
Kriteria yang relevan:
Ketepatan identifikasi masalah
Kualitas evidence
Logika rekomendasi kebijakan
Kelayakan implementasi
Kejelasan argumentasi
👉 Bukan aspek teknis semata (font, margin)
| Kriteria | Sangat Baik (4) | Baik (3) | Cukup (2) | Kurang (1) |
|---|---|---|---|---|
| Identifikasi Masalah | Masalah jelas & kontekstual | Masalah jelas | Masalah kurang fokus | Tidak jelas |
| Evidence | Evidence mutakhir & relevan | Evidence relevan | Evidence terbatas | Tidak berbasis evidence |
| Rekomendasi | Inovatif & aplikatif | Logis | Kurang aplikatif | Tidak logis |
| Implementasi | Sangat realistis | Realistis | Kurang realistis | Tidak realistis |
| Argumentasi | Sangat sistematis | Sistematis | Kurang runtut | Tidak runtut |
Bobot harus mencerminkan CPMK:
| Kriteria | Bobot (%) |
|---|---|
| Identifikasi Masalah | 20 |
| Evidence | 25 |
| Rekomendasi | 25 |
| Implementasi | 15 |
| Argumentasi | 15 |
Bobot = representasi kepentingan capaian
Instrumen: Policy Brief
Bobot: 30% nilai akhir
Produk: Dokumen 2.000–2.500 kata
Individu
Waktu: 2 minggu
Capaian: CPMK-3
Dinilai menggunakan: Rubrik analitik
Mahasiswa diminta menyusun policy brief berbasis evidence
terkait satu masalah kesehatan masyarakat aktual,
disertai rekomendasi kebijakan yang feasible
untuk konteks Indonesia.
CPMK: Sintesis dan evaluasi evidence
Level: C5
Metode: Critical appraisal
Produk: Laporan appraisal artikel ilmiah
| Kriteria | 4 | 3 | 2 | 1 |
|---|---|---|---|---|
| Pemilihan Artikel | Sangat relevan | Relevan | Kurang relevan | Tidak relevan |
| Analisis Metodologi | Mendalam | Baik | Dangkal | Salah |
| Interpretasi Hasil | Kritis | Tepat | Kurang tepat | Salah |
| Kesimpulan | Sintesis kuat | Logis | Lemah | Tidak tepat |
Rubrik menjadi bukti:
Penilaian objektif
Kesesuaian assessment dengan CPMK
Standarisasi penilaian
Implementasi OBE yang nyata
Asesor sangat menghargai rubrik yang digunakan konsisten
🚩 Red flag:
Kriteria tidak terkait CPMK
Level performa ambigu
Semua kriteria bobot sama
Rubrik ada tapi tidak digunakan
Peserta akan:
Memilih satu CPMK
Menentukan metode assessment
Menyusun rubrik analitik
Menentukan bobot
Uji keterbacaan & kejelasan
CPMK jelas
Kriteria relevan
Level performa eksplisit
Bobot rasional
Digunakan konsisten
Aman untuk LAM-PTKes
Rubrik adalah jantung assessment OBE
Instrumen tanpa rubrik = risiko mutu
Rubrik yang baik:
Memudahkan dosen
Adil bagi mahasiswa
Meyakinkan asesor
Good assessment starts with good rubrics.

© 2026 - FKIK Universitas Mataram