Pemilihan Metode Assessment yang Sesuai

Pendekatan OBE untuk S2 Kesehatan Masyarakat

Mohammad Rizki

FKIK Universitas Mataram

Tujuan Sesi

Setelah sesi ini, peserta mampu:

  • Memahami prinsip pemilihan metode assessment berbasis OBE

  • Menyesuaikan metode assessment dengan:

    • CPL dan CPMK

    • Level kognitif

    • Karakteristik mahasiswa S2

  • Menghindari metode assessment yang tidak valid

  • Memilih metode assessment yang aman untuk LAM-PTKes

Masalah Umum dalam Pemilihan Assessment

  • Metode assessment dipilih karena:

    • Kebiasaan

    • Kemudahan

    • Tradisi UTS/UAS

  • Tidak mempertimbangkan:

    • Level kognitif

    • Kompleksitas CPMK

  • Akibatnya:

    • Assessment tidak mengukur capaian yang dimaksud

Prinsip Utama OBE

Assessment harus mengikuti capaian pembelajaran,
bukan sebaliknya.

Artinya:

  • CPMK → menentukan metode assessment

  • Bukan: metode assessment → dipaksakan ke CPMK

Pertanyaan Kunci Pemilihan Metode

Sebelum memilih metode, tanyakan:

  1. Capaian ini berada di level kognitif apa?

  2. Produk apa yang merepresentasikan capaian tersebut?

  3. Proses atau hasil?

  4. Individu atau kelompok?

  5. Konteks akademik atau dunia nyata?

Level Kognitif & Implikasi Assessment

Level Karakteristik Contoh Metode
C2–C3 Pemahaman & aplikasi Kuis, esai terstruktur
C4 Analisis Studi kasus
C5 Evaluasi Critical appraisal
C6 Kreasi Proyek, policy brief

S2 Kesmas dominan C4–C6

Jenis Metode Assessment

Kategori utama:

  • Written assessment
    Esai, paper, critical review

  • Performance-based assessment
    Presentasi, simulasi

  • Product-based assessment
    Policy brief, proposal

  • Reflective assessment
    Refleksi, learning journal

Contoh Metode Assessment yang Tepat

CPMK Level Metode yang Sesuai
Analisis masalah kesehatan C4 Paper analisis kasus
Sintesis evidence C5 Critical appraisal
Rekomendasi kebijakan C6 Policy brief
Etika akademik C3 Refleksi tertulis

Metode yang Perlu Diwaspadai

🚩 Red flag assessment:

  • Semua CPMK dinilai dengan:

    • UTS/UAS

    • MCQ

  • Esai tanpa rubrik

  • Presentasi tanpa kriteria jelas

  • Penilaian kelompok tanpa mekanisme individual

Blueprint sebagai Alat Seleksi Metode

Blueprint membantu:

  • Menentukan proporsi metode assessment

  • Mencegah over-assessment

  • Menjaga keseimbangan:

    • Proses vs produk

    • Individu vs kelompok

Contoh Proporsi Assessment (S2)

Jenis Assessment Proporsi (%)
Proyek / Produk 40–50
Paper / Review 25–30
Presentasi 10–15
Refleksi / Kuis 5–10

Proporsi harus konsisten dengan CPL

Metode Assessment & LAM-PTKes

LAM-PTKes menilai:

  • Kesesuaian metode dengan CPMK

  • Kejelasan kriteria penilaian

  • Ketersediaan rubrik

  • Konsistensi antar mata kuliah

❗ Bukan soal metode paling canggih,
tapi metode paling tepat

Contoh Narasi Aman (LAM-PTKes)

Metode assessment dipilih berdasarkan kesesuaian dengan CPMK
dan level kognitif mahasiswa, serta mengacu pada assessment
blueprint program studi.

Praktik Workshop

Peserta akan:

  1. Mengidentifikasi CPMK mata kuliah

  2. Menentukan level kognitif

  3. Memilih metode assessment yang sesuai

  4. Mengecek kesesuaian dengan blueprint

  5. Menyusun justifikasi OBE

Checklist Cepat Pemilihan Metode

  •  CPMK jelas & terukur

  •  Level kognitif sesuai

  •  Metode representatif

  •  Instrumen tersedia

  •  Rubrik siap

  •  Aman untuk akreditasi

Penutup

  • Tidak ada metode assessment yang “paling benar”

  • Yang ada: paling sesuai dengan capaian

  • Assessment yang tepat:

    • Valid

    • Adil

    • Bermakna

  • OBE hidup dari keputusan assessment yang tepat

What you assess is what students learn.

Terima Kasih 🌱